Friday, September 26, 2014

Makna Tahun Ayin Hei dalam Rumah Tangga

Surat Hei adalah huruf kelima dari Aleph-Bet, yang memiliki nilai numerik dari lima. Hey dibentuk dari Dalet dan Yod, juga dapat menjadi gambaran kembali ke Allah melalui kuasa transformasi Roh. Pada saat manusia membuka pintu hati untuk  Roh Allah, maka Roh diam dalam hati orang percaya dan kuasa transformasi oleh Roh akan bekerja.

Ibrani  8:10 "Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.



Gambar  pictograph untuk Hey tampak seperti seorang pria dengan lengan terangkat, ini menggambarkan  seorang pria yang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan dan menyatakan manusia hidup dari Kasih Karunia / Anugrah  yang dari pada Allah.















Melalui makna Pictograph ini, sekira setiap keluarga Kristen dapat mengambil makna dari Tahun Ayin Hey ini, Khusus nya untuk para Suami-suami yang memiliki tanggung jawab atas Istri dan anak-anak.

Kita tahu hari-hari ini banyak keluarga-keluarga Kristen yang hancur di ambang perceraian bahkan tidak sedikit hari-hari ini perselingkuhan di tengah keluarga Kristen pun terjadi, apakah itu suami yang selingkuh ataupun istri yang selingkuh.

Semua ini terjadi oleh akibat dari suami maupun istri tidak menempatkan diri dalam posisi yang sebenarnya sehingga terjadi mis-kominikasi dala satui rumah tangga,

1 Petrus 3:7 Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

3:1 Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,

Di dalam keluarga Kristen, suami adalah kepala keluarga yang mempunyai otoritas terhadap istri dan anak-anaknya.

Kejadian 3 : 16  Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."

1 Timotius 3 :12 ... haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik.

1 Korintus 11:3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

Istri mewakili suami sebagaimana Kristus mewakili Allah dan suami mewakili Kristus. Suami juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. Istri juga mempunyai otoritas terhadap anak-anaknya sebagai seorang Ibu.

Peranan seorang suami di dalam rumah tangga adalah sebagai Imam. Karena sebagai Imam maka suami memiliki fungsi sebagai berikut ;


1. Mempersembahkan Korban.

Korban yang di persembahkan seorang Imam adalah untuk dirinya sendiri dan seluruh jemaat,     korban yang di persembahkan untuk menguduskan dirinya dan seluruh jemaat. Di dalam lingkungan keluarga, peranan seorang suami sebagai seorang imam dalam keluarganya adalah menjaga kekudusan dirinya dan anak-anaknya.

2. Menaikkan Doa Syafaat.

Tugas seorang Imam menaikkan doa syafaat kepada Tuhan untuk kepentingan umat Tuhan atau dikatakan bahwa ia menjadi penengah antara Tuhan dan umat-Nya. Suami Kristen juga menjadi pendoa syafaat bagi istri dan anak-anaknya.

3. Memberkati.

Dimana Imam harus memberkati umat Tuhan, demikian juga suami Kristen wajib memberkati dan menjadi berkat bagi keluarganya dengan cara melayani istri dan anak-anaknya dalam hal berkat materi dan berkat rohani.


Melalui catatan ini Saya mengajak para suami-suami , melalui makna Hei yang memiliki gambar Pictograph seperti seorang Pria sedang mengangkat tangan, maka sekiranya di Tahun Ayin Hei ini kita sebagai suami dan juga Imam di tengah keluarga kita, mari kita  melipatgandakan hubungan kita dengan Allah melebihi tahun-tahun sebelumnya.

Tuhan Yesus memberkati

0 komentar: